Senin, 13 Februari 2012

Bangkit Dan Percaya !

Apa kabar teman - teman? Lama rasanya saya tidak mengupdate / memposting tulisan ke blog ini dikarenakan padatnya aktivitas saya sehari wehari.
Ohh iya saya akan lanjutkan cerita tentang seorang cewek yang sampai saat ini sangat aku sayangi ~ Atrina Dwi Putri.

Aku bingung harus bagaimana supaya Arin setidaknya tidak dingin dan kaku. apa kesalahan yang saya perbuat sangat fatal di matanya?
Aku hanya ingin berteman dan bercanda tawa seperti dulu, karena itu sudah cukup buatku bahagia ;')

Apa aku harus move on??? tapi rasanya sulit buat menghilangkan kamu dari otakku. Bahkan nomor handphone kamu sudah terlukis di otakku. Aku nggak ingin membuat kesalahan yang kedua kalinya tapi kayaknya percuma udah nggak ada kesempatan lagi buat ngebuktiin kalo aku benar benar sayang tulus ma dia.

Sekarang aku mencoba mengubur semua memori suka maupun duka bersamanya walaupun sampai sekarang aku sangat sulit buat melupakanya tapi atas nama cinta dan harapan yang tenggelam kukan bangkit dan percaya!

Kamis, 19 Januari 2012

Punk For Life !

Apa yang berada di benak kalian ketika mendengar tentang kata "PUNK"?? Preman, rampok, copet, gelandangan, brutal dan meresahkan.????
Jika itu penilaian anda tentang punk, anda salah besar. Punk adalah sebuah pilihan hidup dan merupakan suatu ideologi yang bersifat mandiri, rebel dan anti kemapanan dimana pilihan itu sudah seharusnya datang dengan konsekuensi yang sudah diperkirakan, dimana -layaknya sebuah pilihan harus dipertahankan oleh mereka-mereka yang yakin dengan pilihannya. Tapi realitanya kian marak segerombolan remaja yang salah mengartikan dan mengatasnamakan Punk dengan memakai atribut atribut punk tanpa mengerti dan memahami essensi dan ideologi punk yang sebenarnya. Memalak, merampok, mencopet, meresahkan bahkan memperkosa, sungguh sangat ironi.  THEY AREN'T PUNK!  PUNK NOT A CRIME ! .Dan banyak di kalangan anak muda saat ini, punk hanya di gunakan sebagai style, fashion.what the fuck!
Punk merupakan simbol pemberontakan, pergerakan / movement untuk selalu  melawan kecenderungan / mainstream yang ada di masyarakat atau aturan /sistem yang dibuat oleh masyarakat yang terkadang, terkesan berlebihan untuk diterapkan. Contohnya banyak Persepsi masyarakat tentang orang - orang yang mengkonsumsi alkohol / minuman keras "kamu nanti mau jadi apa ? hobinya 'minum-minum?? mau jadi apa negara ini jika generasi penerus bangsa ini seperti kamu???"
Apakah saat ini para petinggi petinggi negara atau para koruptor-koruptor diatas sana diakibatkan sering mengkonsumsi alkohol??
Secara harfiah bangsa yang kita sanjung bahkan kita bangga banggakan ini masih belum 'merdeka' dan saat ini kita sedang di jajah oleh bangsa sendiri. Bagaimana tidak, sungguh menangis aku melihat anak kecil berjualan koran pagi & siang hari. Anak kecil yang seharusnya belajar, bermain dan bercanda dengan teman teman sebayanya kini sedang bekerja layaknya seorang kepala rumah tangga yang menghidupi anak dan istrinya.
Dimana wakil-wakil rakyat itu??? Tidakkah mereka melihat dan mempunyai rasa empati terhadap mereka?? bayangkan anak2 tersebut itu kalian atau darah daging kalian???? Sedangkan para petinggi negara / wakil rakyat sibuk dengan mengurus masalah yang tidak penting yang berakibat menggelontorkan uang negara bahkan mereka sibuk dengan berbagai kebobrokanya agar tidak tercium oleh masyarakat.
Apakah hati & pikiran mereka di sebabkan mengkonsumsi alkohol????
Coba rubah persepsi kalian. Jangan menilai orang dari penampilan / attitude seseorang.
Punk mengajarkanku tentang saling menghargai. bahwa di mata tuhan kita semua sama. Tapi realitanya terjadi rasisme dan fasisme di mana mana bahkan di sekitar kita. Seperti organisasi agama yang menganggap agamanya paling benar, merendahkan agama lain dan tidak menghargai agama lain dengan memukuli atau membunuh yang berbeda denganya.
Bukankah semua agama mengajarkan kasih sayang terhadap sesama makhluk ciptaanya??
lagi lagi apakah hati & pikiran mereka di sebabkan mengkonsumsi alkohol???? so damn!

Realitanya banyak remaja atau pemuda yang salah dalam penggunaan alkohol. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, seseorang seorang wanita membunuh 9 orang nyawa dengan menabraknya di karenakan sedang dalam pengaruh alkohol. Jelas, itu memang salah si penabrak.
Sekarang gini :
analoginya jika kalian makan sambil tidur apa akibatnya?? mama kalian yang sedang tidur di samping kalian akan terbangun karena makanan tersebut tumpah di wajahnya.
dari contoh tersebut, ini bukan salah dalam mengkonsumsi alkohol tapi salah dalam penggunaanya.

Dulu aku juga alkoholic tapi aku nggak pernah bikin rusuh apalagi sampai merugikan orang lain. Alkohol membuatku pikiran sedikit santai dan tenang kalau lagi suntuk  . Aku terus selalu berjuang untuk merubah stigma masyarakat tentang punk. Dan tepatnya di tahun 2010 yang lalu sedikit sudah bisa aku buktikan bahwa seorang punk juga bisa menjadi wisudawan terbaik 2009-2010 perguruan tinggi PAPSI - ITS Surabaya.
 
Aku bercita-cita ingin membuktikan ke semua orang bahwa punk juga punya cita cita.visi.misi dalam hidup dan berkeinginan merubah dunia dengan punk. Aku yakin suatu saat aku pasti bisa mewujudkan impianku.

:: Aku cuman berpesan pada kalian semua yang sudah baca tulisanku ini. jangan judge seseorang dari penampilan luar. kenali mereka, berfikirlah di luar kotak , coba lihat dari sudut pandang mereka & jangan hanya lihat dari sudut pandang kalian aja.
Saling menghormati dan menghargai tua, muda, kaya miskin, benar dan salah karena kita sesama makhluk ciptaanya. Dimata Tuhan kita semua adalah sama tak ada yang berbeda. ::

Surat dari Che Guevara

"Kami percaya bahwa perjuangan revolusioner adalah suatu perjuangan yang sangat panjang, sangat sulit. Sulit, tetapi jelas tidak berarti mustahil, bahwa suatu kemenangan revolusi di suatu negara hanya akan terjadi di negara itu saja.
(Che Guevara)"

" Kalau aku boleh memilih untuk berjuang, mungkin saat ini aku ingin tinggal bersama kalian. Melewati jalanan yang padat lalu lintas, dengan iring-iringan spanduk yang panjang, kalian ketuk nurani para penguasa. Kaum yang berbaju megah, berkendaraan bagus dan punya mobil mengkilap. Kalian pertaruhkan segalanya, kesempatan untuk hidup senang, kemapanan pekerjaan, dan sekolah yang kini kian mahal. Buang segala teori sosial yang ternyata tak bisa membaca kenyataan. Keluar kalian dari training-training yang pada akhirnya tidak membuat kita paham dan mau membela orang miskin. Kupilih tinggal serta berjuang di hutan karena di sana aku kembali mendengar rintih dan suara orang yang hidupnya menderita.


Andaikan aku masih diberi kesempatan untuk kembali ke negerimu pastilah aku enggan untuk duduk di kursi. Akan aku habiskan waktuku untuk mengelilingi kotamu yang padat dengan orang miskin. Akan kusapa setiap anak lapar yang menjinjing bekas botol minuman untuk mendapat uang receh. Akan aku datangi para nelayan yang kini lautnya dipenuhi oleh pipa-pipa gas perusahaan asing. Akan kubantu para buruh bangunan yang menghabiskan waktunya untuk memanggul alat-alat berat. Dan akan kutemani para buruh pabrik yang masih saja diancam oleh PHK. Tentu aku akan mendatangimu anak muda, yang resah dengan kenaikan BBM atau proyek pendidikan yang kian hari kian mahal. Kurasa aku tidak bisa istirahat jika tinggal di negerimu.


Kalau aku boleh memilih untuk melawan, mungkin sekarang ini aku akan duduk bersama kalian. Aku akan bilang kalau perjuangan bukan saja melalui tulisan, puisi, buku, apalagi setajuk proposal! Perjuangan butuh keringat, pekikan suara, dan dentuman kata-kata. Kita bukan melawan seekor siput tapi buaya yang akan menerkam jika kita lengah. Hutan rimba mengajariku untuk tidak mudah percaya pada mulut-mulut manis. Hutan rimba mendidikku untuk tidak terlalu yakin dengan janji. Aku sudah hapal mana tabiat srigala dan mana watak kelinci. Kalau kau baca tulisanku, mustinya kau bisa meyakini, kalau kekuasaan hanya bisa bertahan selama kita mematuhinnya. Kekuasaan bisa bertahan selama mereka mampu menebar ketakutan. Dan aku sejak dulu dididik untuk selalu sangsi dan curiga pada penguasa!


Kalau aku bisa memilih, mungkin sekarang aku ingin berjalan dengan kalian. Menonton orang-orang pandai berdebat di muka televisi atau aktivis yang melacurkan keyakinannya. Ngeri aku menyaksikan orang-orang pandai yang berbohong dengan ilmunya. Sederet angka dibuat untuk membuat orang percaya bahwa si miskin makin hari makin berkurang. Menonton aktivis senior yang kini juga berebut untuk duduk jadi penguasa. Katanya: di dalam kekuasaan tidak ada suara rakyat maka kita mengisinya. Aku bilang, itulah para pembual yang yakin jika perubahan bisa muncul karena kita duduk di belakang meja. Demokrasi acapkali berangkat dari dalil yang naif seperti itu. Aku sayangnya tak lagi bisa memilih, untuk berdiri dan berbincang dengan kalian semua.


Anak muda, aku telah tuliskan puluhan karya untuk menemanimu. Dibungkus dengan sampul wajahku, yang tampak belia dan mungkin tampan, aku tuangkan pesan kepada kalian. Keberanian yang membuat kalian akan tahan dalam situasi apapun! Hutan melatihku untuk percaya kalau kemapanan, kenikmatan badaniah, apalagi kekayaan hanya menjadi racun bagi tubuh kita. Kemapanan membuat otakmu makin lama makin bebal. Kau hanya mampu mengunyah teori untuk disemburkan lagi. Kemapanan membuat hidupmu seperti seekor ular yang hanya mampu berjalan merayap. Kekayaan akan membuat tubuhmu seperti sebatang bangkai. Hutan melatihku untuk menggunakan badanku secara penuh. Kakiku untuk lari kencang bila musuh datang dan tanganku untuk mengayun pukulan jika aku diserang. Anak muda, nyali sama harganya dengan nyawa. Jika itu hilang, niscaya tak ada gunanya kau hidup!


Keberanian itu seperti sikap keberimanan. Jika kau peroleh keberanian maka kau memiliki harga diri. Sikap bermartabat yang membuatmu tidak mudah untuk dibujuk. Hutan membuatku selalu awas dengan ketenangan, kedamaian, dan cicit suara burung. Hutan melatihku untuk sensitif pada suara apa saja. Jangan mudah kau terpikat oleh kedudukan, pengaruh, dan ketenaran. Kedudukan yang tinggi akan membuatmu seperti manusia yang diatur oleh mesin. Kutinggalkan jabatan menteri karena hidupku menjadi lebih terbatas dan ruang sosialku dipenuhi oleh manusia budak, yang bergerak kalau disuruh. Apalagi ketenaran hanya akan mendorongmu untuk selalu ingin menyenangkan semua orang, membuat lumpuh energi perlawananmu. Ingat, racun segala perubahan ketika dirimu merasa nyaman.


Rasa nyaman yang kini kusaksikan di sekelilingmu. Anak-anak muda yang puas menjadi pekerja upahan sambil menyita tanah sesamanya. Ada anak muda yang duduk di parlemen malah minta tambahan gaji! Anak muda yang lain dengan tenaganya menyumbangkan diri untuk menjadi preman bagi kekuasaan bandit. Bahkan pendidikan hukum mereka gunakan untuk membela kaum pengusaha ketimbang orang miskin. Anak-anak muda yang banyak lagak ini memang tidak bisa dibinasakan. Mereka hidup karena ada kemiskinan, keculasan kekuasaan, dan lindungan proyek lembaga donor. Aku enggan untuk berjumpa dengan anak muda yang hanya mengandalkan titel, keperkasaan, dan kelincahan berdebat. Aku ragu apakah mereka mampu serta sanggup untuk melawan arus.


Arus itulah yang kini menenggelamkan nyali kita semua. Murah sekali harga seorang aktivis yang dulu lantang melawan, tapi kini duduk empuk jadi penguasa. Murah sekali harga idealisme seorang ilmuwan yang mau menyajikan data bohong tentang kemiskinan. Murah sekali harga seorang penyair yang mau rame-rame mendukung pencabutan subsidi. Aku gusar memandang negerimu, yang tidak lagi punya ksatria pemberani. Seorang kstaria yang mau hidup dalam kesunyian dan dengan gagah meneriakkan perlawanan. Tulisan adalah senjata sekaligus bujukan yang bisa menghanyutkan kesadaran perlawanan. Kau harus berani mempertahankan nyalimu untuk selalu bertanya pada kemapanan, kelaziman, dan segala bentuk pidato yang disuarakan oleh para penguasa.


Yang kauhadapi sekarang ini adalah sistem yang kuncinya tidak terletak pada satu orang. Kau berhadapan dengan dunia pendidikan yang menghasilkan ilmu tentang bagaimana jadi budak yang baik. Kau kini bergulat dengan teman-temanmu sendiri yang bosan hidup berjuang tanpa uang. Kau sebal dengan parlemen yang dulu ikut kau pilih, tetapi kini tambah membuat kebijakan yang menyudutkan rakyat. Kau perlahan-lahan jadi orang yang hanya mampu melampiaskan kemarahan tanpa mampu untuk merubah. Kau kemudian percaya kalau pemecahannya adalah melalui mekanisme, partisipasi, dan dukungan logisistik yang mencukupi. Kau diam-diam tak lagi percaya dengan revolusi. Kau yakin perubahan bisa berjalan kalau dijalankan dengan berangsur-angsur dan membuat jaringan. Gerakanmu lama-lama mirip dengan bisnis MLM.


Saudaraku yang baik! Hukum perubahan sosial sejak dulu tidak berubah. Kau perlu dedikasikan hidupmu untuk kata yang hingga kini seperti mantera: lawan! Lawanlah dirimu sendiri yang mudah sekali percaya pada teori perubahan sosial yang hanya cocok untuk didiskusikan ketimbang dikerjakan. Lawanlah pikiranmu yang kini disibukkan oleh riset dan penelitian yang sepele. Kemiskinan tak usah lagi dicari penyebabnya tapi cari sistem apa yang harus bertanggung jawab. Ajak pikiranmu untuk membaca kembali apa yang dulu kukerjakan dan apa yang sekarang dikerjakan oleh gerakan sosial di berbagai belahan dunia. Gabungkan dirimu bukan dengan LSM, tapi bersama-sama orang miskin untuk bekerja membuat sistem produksi. Tak ada yang bermartabat dari seorang anak muda, kecuali dua hal: bekerja untuk melawan penindasan dan melatih dirinya untuk selalu melawan kemapanan."

Selasa, 17 Januari 2012

Sad But True

Hari minggu kemarin tepatnya tanggal 15 Januari 2012 sungguh peristiwa yang membuatku kehilangan akal sehatku, sakit bahkan aku nggak tahu harus berbuat apa. Dimulai dari sabtu malam minggu, aku kangen banget dengan seorang cewek. Ya arin, sampai-sampai ketika nongkrong ama teman-temanku aku hanya melamun, merokok, melamun dan merokok lagi.

Saat itu salah seorang temanku bertanya " Kamu kenapa rif? kok nggak seperti biasanya?" aku cuman bisa berusaha tersenyum, meskipun itu terlihat sangat memaksa. Sepertinya teman temanku tau dan mengerti  akan situasi ini. "Cerita rif  mungkin kami bisa mengurangi beban yang kamu rasakan."
Sambil menghisap dalam dalam sebatang rokok 'marlboro', aku mulai menceritakan sejak pertama kali mengenal sosok arin sampai sekarang. Bukanya rasa kangen itu berkurang tapi malah, sebaliknya semakin kangen untuk ngobrol, dan bercanda denganya."Udahlah rif nggak usah terlalu di fikirin masih banyak cewek didunia ini yang bisa nerima kamu"salah seorang temanku menjawab. "Aku nggak seperti kalian, aku sayang banget ma dia".

"Buka mata dan hati kamu rif dia udah punya cowok dan dia sering memohon-mohon ma km supaya tidak menghubunginya lagi, liat kenyataan rif! jangan hanya memakai perasaan tapi liat realita yang sudah terjadi, Move on!" Salah seorang temanku berusaha menyadarkanku tentang kenyataan yang telah terjadi. Aku berkali kali mencoba menelfon dia, tetapi alhasil tidak diangkat melainkan di reject olehnya.
Jam 23.30 aku pulang dari tempat tongkrongan dengan perasaan sedih. Sebelum tidur, aku memberanikan diri untuk sms arin. "aku kangen banget ama kamu, bobby, ara, alfa dan diary. Aku nggak mau kehilangan kamu untuk yang kedua kalinya. i miss you".
Tiba tiba setelah aku bangun tidur dan melihat hp ada satu notification sms dari atrina "aku mohon tinggalin aku rif, jangan ganggu aku atau hubungin aku lagi, AKU NGGAK PERNAH CINTA AMA KAMU!!, aku udah punya cowok yang sayang banget ma aku dan seperti halnya aku juga sayang ma cowokku. ini balesan sms aku untuk yang terakhir kalinya. plis jangan ganggu aku lagi
bye. ."

Seperti tersambar petir, aku bengong dan terdiam dan tak lama, secara tidak sadar air mata yang ada dipipiku pun menetes dengan perlahan. "Aku benci banget ama kamu" cuman sebuah pernyataan seperti itulah aku membalas smsnya.
Sejak saat itu aku sering murung, melamun dan menyendiri. Hari hari yang aku jalani terasa tidak ada artinya lagi. Bayang bayangmu terus menghantui hati dan pikiranku yang membuat diriku semakin tersiksa.
Setelah pulang kerja aku berusaha menenangkan diri dengan mendengarkan musik sambil tiduran. Aku tidak bisa membohongi perasaanku kalo aku kangen dan sayang banget ama dia. Kepalaku pusing banget dan tidak tau harus berbuat apa. Saat itu aku ingin teriak sekencang kencangnya untuk menghilangkan perasaan yang berkecamuk di hati dan pikiranku.

"Aku g pernah cinta sama kamu! aku cuman sayang ama kamu tapi itu dulu! Sekarang aku udah mati rasa sama kamu! Aku ga akan pernah mau terima kamu lagi! Cowok aku yang sekarang udah serius sama aku, aku juga gitu Jadi tolong jangan masuk ke kehidupan aku lagi!!"

Terlalu sakit untuk menyayangi dan mencintai kamu lagi dan aku merasa seperti cowok goblok dan tolol yang seakan sudah tidak mempunyai harga diri sedikitpun. Aku sudah tidak bisa membedakan lagi antara yang benar dan yang salah. Dengan tidak sadarpun aku beranjak naik motor dan menuju sebuah toko yang menjual berbagai macam bir. Setidaknya dengan itu, aku dapat melepaskan semua beban, sakit, penat, rindu, kangen ,kenangan yang membunuh setiap syaraf nadi otakku.

Dengan meneteskan air mata, aku mulai menenggak beberapa gelas hingga habis satu botol. Aku tidak percaya apa yang telah kulakukan. Sudah sekitar kurang lebih 3 tahun yang lalu aku sudah berhenti untuk tidak "minum" bir karena kamu selalu ingetin dan ingetin untuk tidak boleh 'minum-minum' lagi. Tetapi semalam tepatnya tanggal 16 JANUARI 2012 aku kembali lagi seperti dulu. Seandainya hidup itu pilihan, aku memilih untuk selalu jadi anak yang berumur 5 tahun, tanpa sedih, tangis, sakit hati, polos, ceria dan bahkan tanpa beban. 

Jumat, 13 Januari 2012

Mama & 4 Jagoan Kecilku ;')

Kurang lebih sekitar 1 tahun aku berpacaran dengan arin. Siang hari setelah dia pulang sekolah  sedangkan aku baru bangun tidur. Lantas aku menelfon dan bertanya padanya "Jika kita sudah menikah kamu ingin  mempunyai anak berapa sayang?".

Memang kita belum pernah ketemu sama sekali tetapi saat itu aku bercita cita suatu saat aku akan menemui dia dan mewujudkan mimpi mimpi kita.

Arin :"Kalo kamu pinginya punya anak berapa yang?" 
Aku : "Kalo aku sih  ngikut program pemerintah aja yang . 2 anak cukup.
Arin : "Yah kok 2 yang. kurang" dengan nada bicaranya yang ngegemesin
Aku : "Kalo ayang maunya berapa ?"
Arin : "Bikin 4 anak aja yang. kan lucu tau 2 cewek, 2 cowok. Biar rame yang di rumah"
Aku : "Memang kamu kuat yang ngelahirinya?" sambil bercanda bercanda
Arin : "Kuat dong yang"sambil ketawa tawa" .
Aku :  "iya yang setuju deh. Trus trus kita namain siapa yang anak anak kita?"
Arin : " Hmm, Siapa ya yang?? Kasih pendapat dong jangan cuman buat-buat doang. heheee"
Aku : " itu aja yang muhammad billy oioi :D. kan enak tuh yang kalo di panggil temen2nya cuman oii. wkwkwk"
Arin : " Ih ayang, serius ih yang" .
Aku : " Itu serius tau yang. Ya udah pokonya nama anak anak kita ada nama kita yang"
Arin : "mhhhhh gimana kalo yang
1. Muhammad bobby prayogo"
2. Ara putri prayogo
3. Alfa Nugraha Pratama
4. Diary Renaysha Putri"
Ngomongnya sambil di nadain dan itu yang membuat diriku meneteskan air mata saat menulis postingan ini.
Aku : "waahh bagus banget yang. iya yang, Papa akan selalu sayang sama Mama, Bobby, Ara, Alfa dan Diary" i love you . . ."
Arin : "i love you too pa. ."

*Tapi sekarang semuanya sudah berubah. Apalagi kemarin tepatnya tanggal 12 Januari 2012 jam 23.00. Aku bilang dengan sms dia "aku kangen banget ma mama, bobby, ara, alfa dan diary tapi jawaban sms dari dia membuatku sedih "Apaan sih jangan kaya orang gila deh, itu cuman khayalan rif"
Dan demi apapun, hati aku hancur, sedih dan sakit.
* Sampai kapanpun aku akan selalu sayang ama kalian, mama, bobby, ara dan diary.
I Miss You . . .

Kamis, 12 Januari 2012

Sad But Charmed

Begitulah sebuah Judul yang pas untuk postingan ku kali ini. 

ya, Ini terjadi kemarin, 1 hari  sebelum aku membuat postingan ini tepatnya hari rabu tanggal 11 Januari 2012. Ketika aku habis menyelesaikan postingan pertamaku tentang Sweet Memories, aku memberanikan diri untuk sms arin  

"arin buka karya blog ku ya. postingan itu merupakan semua tentang kita. kisah kita arf-kids.blogspot.com, untuk faviconya aku kasih logo a&a yaitu arif&arin". Tiba tiba dia ngebales . "rif bisa nggak telfon aku sekarang?" Antara tidak percaya, aku sangat bahagia bukan main.

bagaimana tidak setiap hari aku nelfonin dia tapi selalu di reject dan direject. Beberapa saat kemudian aku menelpon arin.
Aku : "Halo ?"
Arin : "Halo.."
Aku : Didalam hatiku, kok suara cowok?
Arin : tiba tiba si cowok itu berkata :"Lo siapa?"
Aku : "Aku Arif . kamu siapa ??"
Arin : "Tiba Tiba dimatiin . . tut.tut.tut"

Sumpah saat itu aku speechless, cemburu dan sakit hati. Aku kira tadi arin kangen denganku makanya dia menyuruh aku buat telfon dia, taunya malah di kasihin ke cowok yang notabene itu adalah cowoknya.
Aku berusaha tegar dan kuat walaupun hati ini sakit, yang bisa aku lakukan waktu itu hanya kontrol, kontrol dan kontrol emosiku. Aku sadar aku sudah bukan siapa siapanya dia, dan lebih sedihnya lagi arin merasa sangat keganggu dengan kehadiranku lagi.

Sehabis pulang dari kantor dan nyampe kostan. tiba tiba ada telfon dari arin. Dan yang membuatku sedikit panas ternyata cowoknya yang menelpon
Aku :" halo.?"
Arin : "lo jangan ganggu atrina lagi!"
Aku : "Halo , ?? Halo?? tut. tut.tut"
Dalam hati aku bergumam. maunya apa sih nie cowok, telpon di matiin telpon di matiin. Kalaupun gentle mari ngomong baik itu jauh lebih baik dan diselesaikan dengan kepala dingin. Sekitar Jam 17.45 arin sms. " itu tadi cowokku rif. jangan ganggu aku lagi bla bla bla.." ---- "iya aku tahu kok" aku bilang bahwa aku sedikit kecewa denganya.
Dia tidak bilang dulu sebelumnya kalo maksud dari dia sms suruh nelfon tersebut agar aku bisa tahu kalau dia punya cowok. sedih, sakit dan kecewa, begitulah gambaran perasaanku saat itu.

" Ya udah kalo mau nelfon, telfon gih sekarang rif" .
Deg degan takut sakit lagi jikalau diangkat cowoknya lagi. Tapi ternyata, suara yang lama tidak aku dengar. halus, manja, lucu. aku bahagia bangett karena aku bisa ngobrol lagi denganya. Apalagi dia menyuruh aku mandi dan sholat.
Sungguh senangnya hati aku kemarin. Dan tak lama kemudian aku mandi, sholat dan mengucapkan syukur kepada tuhan yang telah mengabulkan permintaanku.
Sampai sekarang aku masih sayang banget ma kamu ATRINA DWI PUTRI. .
.
Love you . . . .

Rabu, 11 Januari 2012

Penyesalan

Sekitar 8 bulan setelah kami menjalani hubungan pacaran secara long distance relationship (LDR).Suka maupun duka, kita saling berbagi. Dan ketika kami sedang asyik becanda, aku menanyakan sesuatu :

Aku : "sayang, kamu kalo udah lulus s.m.a mau nerusin kuliah atau kerja?"
Arin : "Insyallah kuliah sayang, emang kenapa yank?"
Aku : "nggak papa kok sayang. Emang rencananya kamu mau kuliah dimana?"
Arin : "nggak tau sih, aku juga bingung yank."
Aku : "Kuliah di surabaya aja sayang supaya tiap hari bisa ketemu, belajar bersama, makan bareng, main bareng, nganterin kamu kuliah dan pokoknya tiap hari kita selalu bersama yang"
Arin : "aku juga pingin banget yang tapi masalahnya di bolehin nggak sama papa & mama. Aku tanya mama dulu ya cinta"
Aku : "iya sayank. aku tunggu ya jawabanya, aku ingin banget kita selalu bersama yank."
Arin : "Tapi jangan tinggalin aku ya yang. Aku disana tidak punya siapa siapa."
Aku : "iya yang aku janji kok kita akan selalu bersama dan nggak ada yang bakal misahin kita. aku sayang banget ma kamu yang."

Suatu ketika aku menanyakan gimana pendapat mama & papa tentang kuliah di surabaya. "Aku belum nanya sama papa & mama soalnya belum ada moment yang pas". Sifatku yang seperti anak kecil, belum dewasa dan tidak bisa mengontrol emosi membuatku selalu mendesak dia. Aku ngelakuin hal tersebut karena aku sayang banget ma dia, Ingin selalu bersamanya.

Waktu terus berjalan, "sayang sayang aku sebenarnya dibolehin mama & papa, tapi kuliah di jogja karena disana ada saudaraku jadi mereka bisa mengawasi dan mengontrol aku. Mama takut kalo aku di surabaya kan tidak ada saudara sama sekali jadi nggak di bolehin aku yank." , aku sadar dulu aku memang egois. Aku tidak  mau tau, aku ingin arin kul di surabaya pada saat itu
.
Sejak saat itu terjadi banyak konflik pada hubungan kami. Aku akuin pada saat itu kondisi ku masih labil, emosi yang naik turun membuat aku mengatakan "kita putus aja!!" Sebenarnya hatiku menyesal dan sedih setelah mengatakan itu.

Beberapa hari berlalu aku menghubungin arin dan minta maaf kepadanya. Namanya hati, tidak bisa dibohongi kalo aku masih sayang banget ma dia. Aku ungkapin perasaanku kalo aku masih sayang ma dia dan mengajak balikan lagi. Alhamdulilah jawaban yang membuat hati aku lega. Ya benar aku di terima lagi sebagai pacarnya lagi.

Canda dan tawa selalu menghiasi hari hari kami. Cerita dan membayangkan kalo kita bisa ketemu dan bergandengan tangan membuat diriku ingin bertemu. Saat itu aku ingin banget ke bogor tapi aku belum punya uang untuk main kesana. Jam 4 sore aku hubungin arin dan menanyakan tentang mau masuk universitas mana setelah lulus S.m.a. Dan ternyata dia menjawab :

Arin : "sayang, sebenarnya aku kemarin dibolehin kuliah di surabaya tapi setelah kamu putusin kemarin aku udah bilang lagi ke mama & papa kalo aku lebih milih kuliah di bogor aja."
sedih, menangis dan sangat menyesal yang bisa aku lakuin.

Dan sampai detik ini aku sangat menyesal dari apa yang sudah kuperbuat dan terkadang aku sering membayangkan kalo kita bisa bergandengan tangan, jalan bareng, maem bareng, nonton bareng, nganterin kamu kuliah dan nganterin km pulang ke bogor. Aku sangat berharap kita bisa kayak dulu lagi rin, tapi rasanya tidak mungkin lagi karena kamu sudah bahagia di sana dengan seorang cowok yang kamu sayang. . .

*Aku akan tetap sayang sama kamu rin :') . .love you . . . . . .

Senin, 09 Januari 2012

Sweet Memories

Berawal dari perkenalan yang terjadi di chat "mirc" 4 tahun lalu aku mengenal sosok cewek yang lucu, ngegemesin dan mmmmmm, pokoknya beda deh dari cewek cewek kebanyakan.  Dan anehnya didalam hati kecilku, aku bisa merasakan "suatu saat cewek ini yang bisa menemani hidupku dan memberi warna dalam hidupku". Pada saat itu saya baru lulus SMA dan sedang menunggu masa perkuliahan sedangkan arin baru kelas 2 SMA. Setelah becanda2 aku coba nanya alamat friendsternya dan nomer hpnya, supaya bisa untuk temen smsan.  Karena tau sendiri dimasa itu lagi booming booming nya friendster.  Cantik, lucu, ngegemesin, sama dengan karakter kepribadianya, itulah kesan pertama yang ada dibenakku setelah melihat foto foto di friendsternya.
Setiap hari kami sms-an, terkadang juga telfon-an, ruang dan waktu membuatku jatuh hati denganya. Tapi saat itu aku tahu, arin sudah mempunyai seorang pacar anak jakarta , tapi mereka long distance relationship (LDR) dan sudah lama lost kontek namun mereka belum bisa dikatakan putus. Aku salut dengan arin akan kesetiaanya pada seorang cowok karena meskipun sudah tidak pernah dihubungi sama cowoknya dalam beberapa bulan dia tetap menjaga hatinya buat si cowok tersebut.

Setiap hari aku smsan, telfonan dan terkadang saling bercanda itu membuat aku semakin sayang denganya. Suatu ketika aku mempunyai tekad untuk mengungkapkan tentang apa yang dirasakan oleh hatiku. Ya, aku mengungkapkanya padanya, tapi apa?? dia menolak aku, pada saat itu aku sadar dan berusaha mengerti dia sudah punya cowok. Namun perasaan yang saya rasakan memanglah benar adanya bahwa aku sangat sayang denganya. Aku terus berusaha dan berusaha agar arin mengerti akan perasaan aku yang benar benar sayang padanya. Tapi??? Ya , berkali kali aku me'nembak' arin, tapi jawabanya selalu sama, di tolak mentah mentah olehnya dan dia bilang "percuma, paling lama 2 minggu rif km bilang sayang ma aku".

Pada waktu bulan Desember 2008 tepatnya tanggal 18, aku kembali mengungkapkan isi hatiku kepadanya. aku cukup senang karena dia mengatakan "tunggu rif, tanggal 27 aku baru bisa menjawabya." Ini sungguh ujian kesabaran bagiku. Sampai tanggal 27 aku hubungi dia lagi dan menanyakan jawaban dari perasaanku tersebut. "maaf rif , pas malam tahun baru jam 00.01 Wib aja ya aku jawabnya tapi syaratnya, kamu harus membuatkan puisi untuk aku".

Sore hari aku mengambil sebuah kertas dan bolpoint untuk memulai menuliskan sebuah puisi untuknya. aku sangat berharap, puisi ini dapat membuatku di terima untuk menjadi pacarnya. Setelah isyak sekitar jam 8 aku nongkrong di warung kopi sama teman temanku, sambil melihat orang orang dari berbagai kalangan dari yang tua, muda, kecil. Mereka berpesta dan konvoi anak2 muda untuk menyambut tahun baru. Dan tak lupa sebuah puisi dalam selembar kertaspun aku bawa dan aku ketik di handphone ku untuk aku kirim jam 00.01 kepadanya.
Tibalah waktu yang di tunggu tunggu. Jam 00.01 aku mengirim sms tersebut padanya dan aku sangat menanti jawabanya. Tapi ternyata jawaban itu tidak bisa dia ungkapkan saat itu. "maaf rif aku nggak bisa jawab sekarang, tunggu sampai tanggal 5 Januari 2009 ya" . Jawaban yang sedikit membuatku kecewa. Tapi nggak papa demi km aku rela menunggu meskipun menunggu adalah pekerjaan yang tidak paling aku sukai.

Aku melihat kalender di rumahku, ternyata sudah tanggal 5 Januari 2009. "Nanti dia menerima cintaku apa nggak ya???? atau sama dengan 7 bulan lalu pada saat aku di tolak mentah mentah olehnya?" Pertanyaan pertanyaan seperti itu terus berkecamuk di dalam otakku.
arin : "Maafin aku ya rif aku nggak bisa ngasih keputusan sekarang?"
aku: lantas aku bertanya " kenapa rin??? dari dulu, kenapa harus di selalu di undur?? apakah kamu tidak bisa memberi jawaban yang konsisten. Kenapa??????"
arin : " karena tanggal 19 hari ulang tahun jadianku ma cowokku . mungkin aja cowokku mau ngasih surprise.
Lagi lagi cobaan yang benar benar menguji kesabaranku. Bagaimana tidak, berkali kali dibuat ninggi dan saat itu pula dibuat jatuh olehnya.

Jam 00.01 reminder hpku pun berbunyi, ternyata tanggal 19 Januari 2009. aku menunggu untuk sebuah jawaban darinya. tanggal 20 barulah aku hubungin dia lagi :
Aku : "Rin bagaimana jawabanya ????"
Arin : "Rif, maaf aku nggak bisa ngasih keputusan sekarang"
aku  : "Tapi sampai kapan rin ??? kapan kamu ngasih jawaban yang jelas ????"
Arin : "Maafin aku ya rif. Kalo kamu masih mau nunggu tanggal 1 Februari 2009 aku akan kasih jawaban. Itu aja kalo kamu masih mau nunggu."
Aku  : "Benar yah?? Plis jangan buat aku kecewa lagi ya rin. Love you . . . .."
Sangatlah lama aku menunggu sampai 1 Februari 2009 dan reminderku pun berbunyi lagi. aku inget banget saat itu jam 10 malam aku hubungin arin untuk jawaban yang selama ini kunant nantikan. Dan ternyata dia menjawab
Arin : "Rif maaf aku nggak bisa"
Aku : "Nggak bisa Kenapa??:(
Arin : "Namanya juga perasaan rif. Sekali lagi maaf ya,aku nggak bisa bohongin perasaanku sendiri, kalo aku juga sayang ma kamu rif"
Aku : Sumpah, Saat itu aku terdiam sejenak seakan tidak percaya apa yang baru saja kudengar "Makasih banget ya rin. ini merupakan hari yang sangat istimewa buatku. Aku sayang banget ma kamu Atrina Dwi Putri ".