Berawal dari perkenalan yang terjadi di chat "mirc" 4 tahun lalu aku mengenal sosok cewek yang lucu, ngegemesin dan mmmmmm, pokoknya beda deh dari cewek cewek kebanyakan. Dan anehnya didalam hati kecilku, aku bisa merasakan "suatu saat cewek ini yang bisa menemani hidupku dan memberi warna dalam hidupku". Pada saat itu saya baru lulus SMA dan sedang menunggu masa perkuliahan sedangkan arin baru kelas 2 SMA. Setelah becanda2 aku coba nanya alamat friendsternya dan nomer hpnya, supaya bisa untuk temen smsan. Karena tau sendiri dimasa itu lagi booming booming nya friendster. Cantik, lucu, ngegemesin, sama dengan karakter kepribadianya, itulah kesan pertama yang ada dibenakku setelah melihat foto foto di friendsternya.
Setiap hari kami sms-an, terkadang juga telfon-an, ruang dan waktu membuatku jatuh hati denganya. Tapi saat itu aku tahu, arin sudah mempunyai seorang pacar anak jakarta , tapi mereka long distance relationship (LDR) dan sudah lama lost kontek namun mereka belum bisa dikatakan putus. Aku salut dengan arin akan kesetiaanya pada seorang cowok karena meskipun sudah tidak pernah dihubungi sama cowoknya dalam beberapa bulan dia tetap menjaga hatinya buat si cowok tersebut.
Setiap hari aku smsan, telfonan dan terkadang saling bercanda itu membuat aku semakin sayang denganya. Suatu ketika aku mempunyai tekad untuk mengungkapkan tentang apa yang dirasakan oleh hatiku. Ya, aku mengungkapkanya padanya, tapi apa?? dia menolak aku, pada saat itu aku sadar dan berusaha mengerti dia sudah punya cowok. Namun perasaan yang saya rasakan memanglah benar adanya bahwa aku sangat sayang denganya. Aku terus berusaha dan berusaha agar arin mengerti akan perasaan aku yang benar benar sayang padanya. Tapi??? Ya , berkali kali aku me'nembak' arin, tapi jawabanya selalu sama, di tolak mentah mentah olehnya dan dia bilang "percuma, paling lama 2 minggu rif km bilang sayang ma aku".
Pada waktu bulan Desember 2008 tepatnya tanggal 18, aku kembali mengungkapkan isi hatiku kepadanya. aku cukup senang karena dia mengatakan "tunggu rif, tanggal 27 aku baru bisa menjawabya." Ini sungguh ujian kesabaran bagiku. Sampai tanggal 27 aku hubungi dia lagi dan menanyakan jawaban dari perasaanku tersebut. "maaf rif , pas malam tahun baru jam 00.01 Wib aja ya aku jawabnya tapi syaratnya, kamu harus membuatkan puisi untuk aku".
Sore hari aku mengambil sebuah kertas dan bolpoint untuk memulai menuliskan sebuah puisi untuknya. aku sangat berharap, puisi ini dapat membuatku di terima untuk menjadi pacarnya. Setelah isyak sekitar jam 8 aku nongkrong di warung kopi sama teman temanku, sambil melihat orang orang dari berbagai kalangan dari yang tua, muda, kecil. Mereka berpesta dan konvoi anak2 muda untuk menyambut tahun baru. Dan tak lupa sebuah puisi dalam selembar kertaspun aku bawa dan aku ketik di handphone ku untuk aku kirim jam 00.01 kepadanya.
Tibalah waktu yang di tunggu tunggu. Jam 00.01 aku mengirim sms tersebut padanya dan aku sangat menanti jawabanya. Tapi ternyata jawaban itu tidak bisa dia ungkapkan saat itu. "maaf rif aku nggak bisa jawab sekarang, tunggu sampai tanggal 5 Januari 2009 ya" . Jawaban yang sedikit membuatku kecewa. Tapi nggak papa demi km aku rela menunggu meskipun menunggu adalah pekerjaan yang tidak paling aku sukai.
Aku melihat kalender di rumahku, ternyata sudah tanggal 5 Januari 2009. "Nanti dia menerima cintaku apa nggak ya???? atau sama dengan 7 bulan lalu pada saat aku di tolak mentah mentah olehnya?" Pertanyaan pertanyaan seperti itu terus berkecamuk di dalam otakku.
arin : "Maafin aku ya rif aku nggak bisa ngasih keputusan sekarang?"
aku: lantas aku bertanya " kenapa rin??? dari dulu, kenapa harus di selalu di undur?? apakah kamu tidak bisa memberi jawaban yang konsisten. Kenapa??????"
arin : " karena tanggal 19 hari ulang tahun jadianku ma cowokku . mungkin aja cowokku mau ngasih surprise.
Lagi lagi cobaan yang benar benar menguji kesabaranku. Bagaimana tidak, berkali kali dibuat ninggi dan saat itu pula dibuat jatuh olehnya.
Jam 00.01 reminder hpku pun berbunyi, ternyata tanggal 19 Januari 2009. aku menunggu untuk sebuah jawaban darinya. tanggal 20 barulah aku hubungin dia lagi :
Aku : "Rin bagaimana jawabanya ????"
Arin : "Rif, maaf aku nggak bisa ngasih keputusan sekarang"
aku : "Tapi sampai kapan rin ??? kapan kamu ngasih jawaban yang jelas ????"
Arin : "Maafin aku ya rif. Kalo kamu masih mau nunggu tanggal 1 Februari 2009 aku akan kasih jawaban. Itu aja kalo kamu masih mau nunggu."
Aku : "Benar yah?? Plis jangan buat aku kecewa lagi ya rin. Love you . . . .."
Sangatlah lama aku menunggu sampai 1 Februari 2009 dan reminderku pun berbunyi lagi. aku inget banget saat itu jam 10 malam aku hubungin arin untuk jawaban yang selama ini kunant nantikan. Dan ternyata dia menjawab
Arin : "Rif maaf aku nggak bisa"
Aku : "Nggak bisa Kenapa??:(
Arin : "Namanya juga perasaan rif. Sekali lagi maaf ya,aku nggak bisa bohongin perasaanku sendiri, kalo aku juga sayang ma kamu rif"
Aku : Sumpah, Saat itu aku terdiam sejenak seakan tidak percaya apa yang baru saja kudengar "Makasih banget ya rin. ini merupakan hari yang sangat istimewa buatku. Aku sayang banget ma kamu Atrina Dwi Putri ".
Udah aku kunjungin Brad :) Nice blog yaa, teruskan memposting . Follow blog aku yaa :)
BalasHapusiya sist. insyallah aku terus update karena sampai saat ini aku ingin mengenang dan menceritakan kembali. suka maupun duka saat bersamanya. "atrina dwi putri".
Hapuswaduuu aku masih noob ngeblog sist.caranya follow blog nya gimana?
@arfskatepunk <-- follow twitterku
itu sama kayak ngfollow twitter, kan ada tuh kolom pengikut. tinggal di follow aja :)
BalasHapusiya udah kok..;) follow blog ku juga ya .
Hapussip udah bos ^^
BalasHapusiya komandan :D
Hapus